Pulau Cinta yang terletak di desa Teluk Jering merupakan tempat liburan favorit warga Pekanbaru, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, baik untuk menghilangkan penat, berburu kuliner, bermain air, atau sekedar mencari spot foto menarik. Kenapa sih tempat ini menjadi istimewa dan sangat digemari? Mari kita ulas satu per satu keistimewaan Pulau Cinta Teluk Jering, check it out!
Meskipun tempat ini dinamai Pulau Cinta atau Pantai Cinta,
sebenarnya tempat ini bukanlah pantai atau pulau. Namun, aliran sungai Kampar
dan pasir putih disekitarnya yang membuat tempat ini terlihat seperti pantai
sungguhan. Belum lagi pepohonan hutan tropis Sumatera yang indah di sepanjang
sugai Kampar. Disini juga terdapat hamparan rumput hijau luas yang menambah
daya tarik dari tempat ini. Lengkap sudah pemandangan alam di Pulau Cinta yang
memanjakan mata.
Di pintu masuk lokasi wisata, kamu akan disambut dengan
tulisan-tulisan arab berisi Asma’ul Husna di sisi jalan. Pengelola disini
mengatakan bahwa dipasang seperti itu untuk menunjukkan kesan religi bagi
pengunjung dan mengharap keberkahan bagi penduduk setempat. Memasuki area
wisata, kamu akan disambut pemandangan indah dari hamparan rumput hijau luas,
pohon kelapa dan kerbau milik penduduk setempat. Petugas parkir akan membantu
kamu untuk mengarahkan ke area parkir yang luas. Harga tiket masuk saat ini
masih gratis, kamu hanya perlu membayar biaya parkir sebesar 2000 untuk roda
dua dan 5000 untuk roda empat.
Hamparan rumput hijau yang luas biasanya dimanfaatkan oleh
pengunjung untuk piknik ala-ala dan camping. Jika kamu berkunjung beramai-ramai
dengan keluarga atau sahabat, jangan lupa untuk membawa tikar dan beberapa
makanan agar dapat dinikmati di alam terbuka di Pulau Cinta. Jika sekolah atau
kantormu ingin mengadakan camping di
Pulau Cinta juga bisa loh, menikmati keindahan sungai Kampar dimalam hari
dengan menyalakan api unggun di pinggir sungai pasti sangat seru.
Berjalan lebih jauh mendekati sungai, kamu akan menemukan
payung warna-warni yang tertancap di atas pasir putih, payung-payung ini
disewakan sudah sepaket dengan tikarnya. Kamu bisa bersantai seperti dipantai
dengan merogoh kocek sebesar 15 ribu rupiah sepuasnya. Pilihan lainnya juga
terdapat gazebo yang menghadap ke sungai dengan jejeran pedagang didepannya.
Pedagang disini berjualan beragam makanan dan minuman, ada mi goreng, gorengan,
pop mie, makanan ringan hingga es kelapa muda.
Tidak lengkap rasanya jika liburan tanpa berfoto, jangan
khawatir ya karena disini sudah banyak tersedia tempat menarik untuk foto. Ada
tulisan Pulau Cinta dengan rangkaian bunga artificial, ayunan estetik dan masih
banyak lagi. Selain keindahan alamnya, pengelola disini juga menyediakan
berbagai wahana permainan air seperti banana boat, perahu hias, dan donat boat.
Permainan air yang menguji adrenalin tersebut di bandrol 20 ribu rupiah per
orang. Terdapat juga track ATV dan motor cross dengan lintasan yang luas. Untuk
main motor cross kamu perlu membayar 20 ribu dan ATV 25 ribu, masing-masing per
10 menit. Musholla dan kamar mandi umum juga sudah tersedia di wisata Pulau
Cinta.
Lokasi Pulau Cinta tidak jauh dari Pekanbaru. Hanya
membutuhkan waktu sekitar 40 menit perjalanan dengan roda empat atau roda dua.
Jalan yang dilalui juga sudah bagus, karena melewati jalan lintas maka dapat
dipastikan kamu tidak akan terjebak macet. Pulau Cinta berlokasi di Desa Teluk
Kenidai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Tempat wisata ini terletak
tidak jauh dari jembatan sungai kampar di Teratak Buluh. Di wilayah Desa Teluk
Kenidai memang belum terdapat penginapan atau hotel, kamu perlu menempuh
perjalanan ke arah Pekanbaru sekitar 20 menit hingga menemukan Tiga Dara
Kampung Wisata Hotel dan Resor. Tepatnya di jalan Pusdiklat, Kubang Jaya, Kec.
Siak Hulu, Kampar.

Komentar
Posting Komentar